Jalan Di Lebak Rusak, Bupati Di-Bully..

 Berita Utama, Lebak

RUSAK BERAT : Jalan nasional Rangkasbitung-Cigelung di Kabupaten Lebak yang rusak parah

Indopos.Co.Id, Lebak – Kerusakan sejumlah jalan nasional di Kabupaten Lebak kian parah. Selain disebabkan tingginya curah hujan, juga dikarenakan pembangunan dan pemeliharaan ruas jalan yang menjadi tanggungjawab Dirjen Bina Marga Wilayah VI Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu diduga selama ini dikerjakan secara asal-asalan.

Sehingga tak heran, umur jalan tidak lama setelah diperbaiki dan rusak lagi. Saat ini, hampir seluruh ruas jalan nasional di Kabupaten yang berjuluk ’Kota Multatuli’ itu hancur. Jalan nasional di daerah itu mirip kubangan kerbau saat turun hujan sehingga membuat Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya merasa malu dan sedih melihat kondisi jalan nasional di wilayahnya tersebut.

”Saya merasakan betul kesedihan yang dialami masyarakat Lebak terkait kerusakan jalan nasional yang ada di sini,” terangnya, kemarin (19/2). Meski begitu, terang Iti juga, kerusakan jalan itu tidak membuat patah semangat dirinya dan tidak dijadikan hambatan bagi warga Kabupaten Lebak untuk terus melakukan aktivitasnya.

Dirinya mengaku sangat ingin sekali memperbaiki jalan rusak itu, namun karena Pemkab Lebak tidak mempunyai kewenangan memperbaikinya maka saat ini jalan negara itu dibiarkan saja hancur. Mantan anggota DPR RI itu menambahkan di Kabupaten Lebak terdapat beberapa jalan nasional yang mengalami kerusakan parah.

Diantaranya jalan di Kampung Tanjakan Bang Arum, dimana pada lokasi tersebut merupakan ruas jalan nasional Rangkasbitung-Cigeulung. Selain itu, kerusakan juga terjadi di ruas jalan nasional Rangkasbitung-Citeras, serta  ruas jalan Simpang Bayah-Malingping.

Iti juga mengaku kerap di-bully terkait kerusakan jalan nasional yang berada di wilayah yang dia pimpin. Tak tanggung-tanggung, cemohan yang dilontarkan haters di beberapa media sosial kepadanya seperti tak pernah berhenti. Akan tetapi, sikap dari netizen itu sangat dia maklumi lantaran mereka tidak tahu jika perbaikan jalan nasional itu bukanlah kewenangan Pemkab Lebak.

”Mungkin selama ini masyarakat tahunya jika setiap kerusakan jalan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Maka dari itu, dirinya mengimbau agar masyarakat mengetahui terlebih dahulu seluk beluk permasalahan sebelum memberikan  kritik,” cetusnya juga.

Dia juga mengaku, merasakan betul bagaimana rasanya di-bully di media sosial, apalagi terkait kerusakan jalan nasional yang ada di Kabupaten Lebak yang bukan kewenangannya. Tapi selaku pimpinan daerah, Iti sudah menyampaikan keluhan terkait kerusakan jalan nasional di wilayahnya kepada Kementerian PUPR selaku lembaga yang bertugas mengurus jalan tersebut.

”Banyak lah jalan nasional yang rusak, makanya saya miris mendengar banyaknya keluhan warga. Saya selalu ngoceh-ngoceh ke pemerintah pusat agar jalan nasional yang ada di Lebak agar segera diperbaiki. Syukur, Alhamdulillah rencananya pada Senin (20/2) (hari ini, Red) sejumah anggota DPR RI dari Komisi V akan turun ke Lebak memantau kerusakan jalan itu,” paparnya juga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Hadi Suryadi yang dikonfirmasi menegaskan tahun ini seluruh ruas jalan nasional dan provinsi yang ada di Kabupaten Lebak yang rusak akan segera ditangani.

Terlambatnya penanganan ruas jalan nasional yang rusak di Kabupaten Lebak disebabkan saat ini sedang dilakukan lelang pekerjaan oleh Kementerian PUPR, karena semua penanganan jalan nasional yang rusak sekarag dilakukan oleh rekanan.

”Kalau dulu untuk pemeliharan dilakukan secara swakelola, namun sekarang semua di pihak ketigakan, sehingga itu salah satu yang membuat penanganan menjadi agak terlambat,” terangnya.

 

Baca Sumber

Related Posts

One Response

  1. dimasFebruary 22, 2017 at 8:07 amReply

    nice

Leave a Reply